Workshop dan Diseminasi Rekomendasi Kebijakan Studi Baik Percepatan Penurunan Stunting di Jawa Barat Tahun 2023

Salah satu permasalahan yang menjadi fokus negara saat ini adalah tingginya prevalensi stunting anak balita. Stunting terjadi karena adanya kekurangan gizi yang kronis yang dialami oleh bayi ketika masih berada dalam kandungan dan atau setelah lahir hingga 1000 hari pertama kehidupan. Stunting dapat diketahui dialami anak ketika anak tersebut telah berusia 2 tahun (PERSAGI  2018).  Merujuk data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), Jabar berhasil menurunkan angka prevalensi stunting sebesar 10,9 persen, dari angka 31,1 persen di tahun 2018 ke angka 20,2 pada 2022, dengan rata-rata penurunan 2,72 persen per tahun.

Berbagai upaya telah dilakukan dalam rangka penurunan angka stunting, Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat bersama Mitra Perguruan Tinggi yaitu Institut Pertanian Bogor dan Universitas Pendidikan Indonesia, telah menyusun Policy Brief mengenai stunting. Policy Brief disusun berdasarkan studi kasus yang dapat menggambarkan bagaimana praktik baik intervensi percepatan penurunan stunting yang dilakukan di empat Kabupaten di Jawa Barat dengan presentase angka stunting yang cukup tinggi menurut SSGI tahun 2022 yaitu Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Garut dan Kabupaten Bandung Barat.

Kegiatan Workshop dan Diseminasi Studi Kasus dan Pembelajaran Baik Stunting dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 12 Desember 2023 di Hotel Grand Tjokro Premiere Bandung Jl. Cihampelas No. 211-217, Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat. Kegiatan workshop bertujuan menghasilkan rekomendasi kebijakan untuk penurunan stunting di Provinsi Jawa Barat.

Acara diawali oleh Laporan penyelenggaraan oleh Mentor Bidang Pengendalian Penduduk Mia Wahdini, SKM, MA, dan arahan dan pembukaan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat Fazar Supriadi Sentosa, SH, dan Kepala BKKBN Dr (HC) dr. Hasto Wardoyo, SpOG (K).  Ada dua paparan materi dan diskusi panel yaitu “Stunting: Tinjauan Aspek Kesehatan Masyarakat Jawa Barat” oleh Tim IPB University yang diketuai oleh Prof. Ir. Dr. Ali Khomsan, MS guru besar bidang Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Keluarga Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia dan  “Evaluasi Program Bangga Kencana Terhadap Penurunan Kasus Stunting di Kampung KB Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Garut” oleh Tim UPI yang diketuai Widya Astuti, SGz. MSi, dosen Program Studi Gizi, Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK). Acara ditutup dengan paparan materi “1.000 HPK dan Elsimil (Elektronik Siap Nikah & Hamil)” oleh Tim Kerja Elsimil Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat.